Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis, Penyebab dan Dampak dari adanya Pengangguran ?

Menurut Wikipedia, "Pengangguran atau tunakarya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak". Selain itu, pengangguran merupakan kondisi yang menunjukkan bahwa seseorang tidak dapat membiayai keperluan hidupnya sendiri.

Nah, tampilan pengangguran pada dasarnya mempunyai jenis, dimana jenin-jenis pengangguran ini membedakan pengangguran tergantung situasinya. yakni :

Pertama ialah Pengangguran Terbuka adalah situasi seseorang yang tidak memiliki pekerjaan, hal ini terjadi karena belum mendapatkan kerja, ataupun karena tidak menginginkan kerja. dan pengangguran jenis ini terkadang disebabkan oleh ketidaksediaan lapangan kerja, atau tidak adanya kecocokan antara latar belakang pendidikan seseorang dengan lowongan kerja yang ada .

Kedua, Pengangguran terselubung, atau jenis pengangguran terjadi karena pekerja yang tidak bekerja secara optimal yang mengganggu produktivitasnya. Pengangguran jenis ini bisa juga disebabkan ketidaksesuaian latar belakang pendidikan, atau pekerjaan tidak sesuai dengan bakat dan kemampuan pekerja.

Ketiga, Pengangguran Siklikal, jenis pengangguran kondisi ini terjadi karena adanya perubahan dalam kegiatan perekonomian negara. Sebab mundurnya perekonomian akan mengakibatkan daya beli masyarakat juga menurun, sehingga perusahaan akan mengurangi produksi dan memberhentikan karyawannya.

Keempat, Pengangguran Struktural adalah korban dari terjadi karena adanya perubahan sturuktul perekonomian, yang memerlukan keterampilan-keterampilan baru. Dengan begitu berakibat pada pencari kerja yang tidak mampu memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh pembuka lapangan kerja.

Kelima
, Pengangguran Friksional, Ini terjadi karena adanya kesulitan mempertemukan pihak pencari kerja dengan pihak yang menyediakan lapangan kerja. Denga begitu karena adanya pengaruh dari kendala informasi dan waktu ataupun jarak geografis.

Keenam Pengangguran Teknologi, Jelas terlihat bahwa pengangguran jenis ini disebabkan oleh adanya perkembangan teknologi, yang menyebabkan tenaga kerja manusia diganti menjadi mesin. Dengan kata lain, perusahan-perusahaan yang menggantikan tenaga mesin ketimbang tenaga manusia karena lebih efisien, mudah dan juga hemat biaya.

Ketujuh, Pengangguran Musiman, Nah, pengangguran jenis diketahu disebabkan siklus ekonomi yang fluktuasi karena terdapat pergantian musim sehingga para pekerja harus menghentikan aktivitas produksi untuk sementara waktu. Hal ini sering terjadi pada bidang pertanian dan perikanan, seperti petani dan nelayan.

Nah terlebihnya dari di atas maka pertanyaan selanjutnya ialah, Apa yang menyebabkan meningkatnya jumlah pengangguran ?

Keadaan di atas ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti, Banyaknya jumlah tenaga kerja tidak sebanding dengan kesempatan atau lapangan kerja, Rendahnya tingkat pendidikan, Kurangnya keterampilan yang dimiliki pelamar kerja, kemajuan teknologi yang dapat menggantikan tenaga kerja manusia dengan mesin. Selain itu faktor penyebab lainnya seperti Tenaga kerja antar daerah dimanfaatkan secara tidak seimbang. Pemerintah membuat kebijakan untuk menghentikan pengiriman TKI ke luar negeri. Persaingan pasar global dan Banyak perusahaan, terutama perusahaan asing di Indonesia yang lebih memilih menggunakan tenaga kerja dari negara lain dibandingkan tenaga kerja lokal karena dinilai tidak memiliki kemampuan yang memadai.

Pertanyaan terakhir mungkin adalah Apa dampak-dampak yang ditimbulkan oleh Pengangguran ? atau paling tidak efek negatif yang ditimbulkan jika meningkatnya pengangguran ?

Pertama, Dampak Terhadap Perekonomian Negara

Artinya semakin banyak jumlah penganggur umumnya berkaitan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara . dengan kata lain, meningkatnya jumlah pengangguran di suatu negara memberikan dampak menurunnya pendapatan perkapita individu, terjadinya kenaikan biaya sosial yang harus dikeluarkan pemerintah, kekurangan di pembiayaan sektor pajak yang diterima oleh pemerintah, dan memungkinkan akan menambahnya hutang negara karena berusaha menutupi kondisi tersebut.

Kedua, Dampak Pengangguran Terhadap Masyarakat

Berangkat dari pemahaman bahwa pekerjaan merupakan sarana masyarakat untuk mencari uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. baik secara individu maupun keluarga. Dengan begitu kondisi ini dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakt itu sendiri, yang mungkin juga sekaligus meningkatnya kemiskinan serta, mengakibatkan hilangnya skil kerja karena kelamaan menganggur, kondisi ini juga dapat memicu adanya tindakan kriminalitas dan kejahatan seperti mencuri, membunuh dan pelanggaran-pelanggaran lain karena terdesak kebutuhan ekonomi dan terakhir dapat menganggu psikologi karena terlilit dalam tekanan diri sendiri.


Dengan kata lain, dampak-dampak yang lahir dari kondisi pengangguran, bukan hanya disisi ekonomi individu, keluarga maupun ekonomi negara. Namun berdampak juga pada skill atau kemampuan bekerja dari seseorang yang lama menganggur, dan bisa juga terjadi gangguan psikologi seseorang yang menganggur.

Sumber https://www.atomenulis.com/