Pegertian Asuransi Umum Syariah di Indonesia dan 11 Daftar Perusahaan Asuransi Terbaik

Pegertian Asuransi Umum Syariah di Indonesia

Pengertian Asuransi Syariah adalah suatu sistem dimana peserta mendistribusikan risiko dengan membagi saham atau seluruh donasi melalui Tabor Fund yang digunakan untuk membayar klaim atau risiko kepada beberapa peserta. 

Di sini perusahaan bekerja dengan setia untuk mengelola dan menginvestasikan uang dengan partisipasi para pesertanya. Perusahaan bekerja bukan sebagai perusahaan asuransi tradisional tetapi sebagai manajer operasi.

Beberapa perjanjian atau Akad yang digunakan untuk melindungi Syariah antara lain: 

1.Perjanjian Tabarru digunakan antara mitra. Setiap peserta akan mendapatkan hibah (premium) grant dari Tabaru Fund untuk membantu peserta lain yang terkena bencana. Perusahaan asuransi bertindak sebagai pengelola dana hibah.

2.Perjanjian Tijara adalah perjanjian bisnis antara para peserta (secara kolektif atau individu) dan organisasi.

3.Perjanjian Vaklah Bill Ujra adalah perjanjian pihak ketiga yang memungkinkan peserta untuk mengelola dana tabal dan/atau dana investasi mitra atas nama mereka sebagai dasar untuk mengalokasikan pengelolaan keuangan kepada perusahaan asuransi. Ini sebagai imbalan pembayaran.

4.Akad mudharbah digunakan dalam manajemen investasi yang merupakan akad tizrah yang memberikan wewenang kepada perusahaan untuk mengelola investasi sebagai mubarib berupa pembagian keuntungan dengan imbalan kekuasaan atau wewenang (hubungan).


Berikut perbedaan antara asuransi konvensional dengan asuransi syariah. yang bersumber dari website:https://www.asuransiastra.com/


PRINSIPKONVENSIONALSYARIAH
KonsepTransfer risiko dari peserta kepada penanggung (transfer of risk)Sharing risiko antara satu peserta dengan peserta lainnya (sharing of risk)
AkadJual beliTolong-menolong
Kepemilikan danaDana premi seluruhnya menjadi milik perusahaan sehingga perusahaan bebas menggunakan dan menginvestasikannyaDana dari peserta sebagian akan menjadi milik peserta, sebagian lagi untuk  perusahaan sebagai pemegang amanah dalam mengelola dana tersebut
Sumber pembayaran klaimDari rekening perusahaan sebagai konsekuensi penanggung terhadap pesertaDari rekening tabarru’ yang merupakan dana milik peserta
Investasi & hasil investasiBebas di instrumen investasi apa pun. Hasil investasi seluruhnya menjadi milik perusahaanInstrumen investasi berbasis syariah. Hasil investasi dapat dibagi antara peserta dan pengelola
Surplus underwriting*Menjadi milik perusahaan sepenuhnyaDapat dibagikan ke dalam dana tabarru’, peserta, dan perusahaan dalam bentuk hadiah (waad to allocate surplus)
Dewan Pengawas SyariahTidak adaAda untuk mengawasi manajemen, produk dan investasi dana agar dikelola sesuai dengan prinsip syariah


*Sesuai PMK 227/2012, syarat peserta yang berhak mendapatkan surplus underwriting:

*Sesuai PMK 227/2012, syarat peserta yang berhak mendapatkan surplus underwriting:

  • Telah melunasi kontribusi,
  • Tidak sedang dalam proses penyelesaian klaim,
  • Tidak pernah menerima pembayaran klaim yang melebihi jumlah kontribusi yang dialokasikan ke Dan Tabarru’,
  • Tidak menghentikan polis

Pada periode perhitungan Surplus Underwriting.


11 Daftar Perusahaan Asuransi Umum Syariah di Indonesia:

Berikut ini adalah daftar list perusahaan Asuransi Syariah di Indonesia yang biasa umum di gunakan di Masyarakat dan Merupakan remokendasi untuk anda yang ingin mendaftarkan diri anda di Perusahaan ini. 

  1. Takaful Keluarga Sharia Life Insurance
  2. Allianz Syariah (Allisya) Indonesia
  3. Prudential Syariah (PRUSyariah) Indonesia
  4. Asuransi Syariah Manulife
  5. AIA Sakinah Assurance
  6. Asuransi Sinar Mas Syariah
  7. Asuransi Jiwa Bumiputera Syariah
  8. Asuransi Jiwa Syariah Panin
  9. Asuransi Syariah Central Asia Jaya (CARlisya)
  10. Asuransi Syariah BNI Life
  11. Asuransi Syariah Astra
Demikian Pengertian asuransi umum syariah dan daftar asuransi umum syariah di indonesia, semoga sedikit info ini bermanfaat...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel