Kebijakan-Kebijakan yang Dilakukan Oleh Lenin

Sebagai salah satu orang pertama mendirikan serta menjabat Kepala Pemerintahan di Rusia dari tahun 1917 sampai 1924. Dimana diperiode pemerintahannya, Rusia yang kemudian Uni Soviet dikendalikan oleh satu partai sosialis yang disebut Partai Komunis.

Setelah mengambil alih kekuasaan di Uni Soviet, Lenin kemudian mengeluarkan serangkaian dekrit untuk wilayah kekuasaannya. Dekrit yang pertama dikeluarkan adalah tentang Tanah. Dimana didalam dekrit tersebut Lenin menyatakan bahwa 'Tanah kepunyaan Bangsawan (Borjuis) dan Gereja Ortodoks wajib untuk di Nasionalisasi dan didistribusikan kembali kepada petani oleh pemerintah lokal'. Kebijakan ini sejalan dengan pemikiran dan keinginan Lenin untuk upaya kolektivitas pertanian sekaligus memberikan pengakuan pemerintah atas perampasan tanah luas petani yang telah dilakukan oleh para bangsawan dahulu.

Dekrit kedua yang dilakukan Lenin jatuh pada bulan November 1917, yakni kebijakan yang bertopik tentang Pers. Dengan kata lain menutup banyak media oposisi yang dianggap kontra-revolusioner yang dibangunnya. Walaupun dekrit tersebut mendapat kritik secara luas, termasuk oleh banyak kaum Bolshevik namun masih tetap berjalan.

Dan dekrit ketiga, terjadi di bulan November tahun 1917 yang sama. Lenin mengeluarkan sebuah Deklarasi Hak-hak Rakyat Rusia, dimana dekrit itu bertuliskan pernyataan bahwa 'Kelompok etnis non-Rusia yang tinggal di dalam Republik Rusia memiliki hak untuk memisahkan diri dari otoritas Rusia dan mendirikan negara bangsa mereka sendiri yang independen.

Dan dekrit keempat jatuh pada Februari 1921, yang memperkenalkan Kebijakan Ekonomi Baru (NEP) kepada Politbiro. Dimana Ekonomi Baru (NEP,) akan mengizinkan beroperasinya beberapa perusahaan-perusahaan swasta di Rusia, mengizinkan pula pengenalan kembali sistem upah dan mengizinkan petani untuk menjual produk di pasar terbuka sambil dikenakan pajak atas penghasilan mereka. 

Diketahui kebijakan yang diambil ini juga memungkinkan kembalinya industri kecil milik swasta, industri dasar namun transportasi dan perdagangan luar negeri tetap berada dibawah kendali negara. Dan Lenin menyebut ini 'Kapitalisme Negara'.

Selebihnya, akibat dari kebijakan ekonomi baru (NEP) ini, banyak diantara kaum bolshevik yang menganggap Lenin sebagai pengkhianat terhadap prinsip-prinsip sosialis komunis yang dipegangnya. Lenin kemudian berusaha meyakinkan sebagian besar kaum Bolshevik senior tentang perlunya kebijakan itu dijadikan undang-undang pada bulan April. 

Dan agar supaya rencananya dapat dibaca dan dipahami oleh kaum bolshevik, Lenin mengemukakan penjelasan kebijakan ekonomi tersebut dalam sebuah buklet, On the Food Tax, dimana disitu juga ditulis sebuah pernyataan bahwa Ekonomi Baru yang disingkat NEP itu mewakili kembalinya rencana ekonomi Bolshevik yang asli sejak dulu. Lenin juga mengklaim ini telah terjadi oleh karena perang saudara, sehingga terpaksa tidak lagi bisa menggunakan kebijakan ekonomi Komunisme perang.

Sebagai salah satu orang pertama mendirikan serta menjabat Kepala Pemerintahan di Rusia da Kebijakan-Kebijakan yang Dilakukan Oleh Lenin

Hingga pada akhirnya tindakan mengeluarkan kebijakan ekonomi (NEP) yang diambilnya ini, mendapatkan apresiasi disebagian besar para penulis yang menyatakan bahwa kebijakan ekonomi NEP merupakan salah satu pencapaian yang paling signifikan yang dicapai oleh seorang Lenin di masa jabatannya di kala itu.

Sumber https://www.atomenulis.com/
Kebijakan-Kebijakan yang Dilakukan Oleh Lenin Kebijakan-Kebijakan yang Dilakukan Oleh Lenin Reviewed by Admin on April 03, 2022 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.