Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menelaah 7 Tugas dan Karakteristik Insan Ulul Albab

Jika anda seorang yang saat menjadi mahasiswa, dan yang pernah tergabung dalam organisasi ekstra kemahasiswaan seperti, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) atau Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Maka anda tentunya pernah mendengar dan mengetahui apa itu Ulil Albab beserta makna yang terkandung dalam sebutan Insan Ulil Albab tersebut. Berikut ini adalah penjelasan dari sebagian referensi yang membahas mengenai Ulil Albab dan Insan Ulil Albab.

Kata Ulil Albab atau jika disederhanakan sering dikategorikan sebagai (Orang yang berakal atau orang yang berpikir). Demikian itu pengertian yang diartikan dan diasosiasikan dalam bahasa indonesia. Penyebutan kata Ulil Albab sendiri disebut dalam Al Qur'an sebanyak 16 kali dan sapat di temukan dengan latar belakang topik yang berbeda. Terlebih Ulil Albab adalah kata yang sangat mendapatkan perhatian dari para intelektual Muslim dengan upaya memahami dengan definisinya masing-masing.

Menurut pendapat AM. Saefuddin, seorang Akademisi dan Mantan Rektor University of Ibnu Khaldun. Menyampaikan bahwa, Insan Ulil albab adalah Intelektual muslim atau pemikir yang memiliki ketajaman analisis atas fenomena dan proses alamiah, dan menjadikan kemampuan tersebut untuk membangun dan menciptakan kemaslahatan bagi kehidupan manusia.

Dan menurut Prof. DR. Agus Salam pemenang nobel fisika 1979, berkat teori Inifikasi Gaya yang disusunnya kala itu. Mengungkapkan bahwa Al Qur'an mengajarkan kita dua hal penting, yakni. 1. Tafakur

Tafakur adalah merenungkan ciptaan Allah di langit dan di bumi dan menangkap hukum-hukum yang terdapat dalam alam semesta. Tafakur inilah yang sekarang dikenal SCIENCE.

2. Tasyakur


Tasyakur adalah memanfaatkan nikmat dan karunia Allah dengan menggunakan Akal pikiran, sehingga kenikmatan semakin bertambah. Dalam istilah modern tasyakur adalah Teknologi.

Artinya, pengertian Ulil Albab adalah merenungkan ciptaan Allah di langit dan di bumi dan berusaha mengembangkan ilmunya sedemikian rupa sehingga karunia Allah ini di dilipatgandakan nikmatnya.

Nah, jika berangkat dari definisi Ulil Albab yang disampaikan oleh kedua tokoh tersebut di atas, maka hal yang penting lainnya untuk diketahui dalam pengenalan sosok Insan Ulil Albab itu adalah Karakteristik Insan Ulil Albab.

Dalam Al-Qur'anul Karim, sosok Insan Ulil Albab di tampilkan atau digambarkan dengan karakteristik sebagai berikut:

1. Bersungguh sungguh dalam mencari ilmu

Dimana karakteristik ini tertuang dalam firman Allah SWT yang berbunyi:

"Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: " Kami beriman kepada ayat-ayat mutsadi, semua itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (dari padanya) melainkan orang-orang yang berakal." (Q.S. Ali Imran :7).

2. Rajin bangun Shalat malam

Melalui firman-Nya, Allah SWT sebagai berikut:

" Apakah kamu, hai orang-orang musyrik yang lebih beruntung ataukah orang-orang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran." (Q.S. Az-Zumar : 9)

3. Tidak takut kecuali kepada Allah SWT

Dengan rujukan dari firman Allah SWT yang berbunyi.

"Berbekal lah dan sesungguhnya dan sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal". (Q.s. Al-Baqarah : 197)

4. Kritis dan cerdas menerima informasi

Merujuk dari firman Allah SWT yang berbunyi.

"Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik diantarannya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal". (Q.S. Az-Zumar :18)

5. Mengaplikasikan Ilmunya untuk memperbaiki masyarakat

Melalui firman Allah SWT yang berbunyi;

"Al Qur'an ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan yang maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." (Q.s. Ibrahim: 52)

6. Mampu memilah baik dan buruk dan mempertahankan kebaikan meski berhadapan dengan mayoritas

Yang termuat dari firman Allah SWT yang berbunyi:

"Katakanlah "tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan". (Q.S. Al Maaidah : 100)

7. Menjadikan Al Qur'an sebagai pusat perhatian dan barometer langkah-langkahnya

Dimana hal ini termuat dari firman Allah SWT yang berbunyi. "Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapatkan pelajaran orang-orang yang memiliki pikiran".(Q. S. Shaad : 29)



Demikianlah tulisan pemaparan Karakter dari Insan Ulil Albab yang termaktub dalam firman Allah SWT dalam Kitab suci Al-Qur'an dan secercah upaya menempelkan argumen penguat dari para intelektual muslim dengan sebuah harapan bahwa semua dari kita dapat membantu kita dalam memahami esensi dari kata ulul Albab.

Sumber https://www.atomenulis.com/